Buku

Who Moved My Cheese ?

2 Mins read

Judul buku          : Who Moved My Cheese
Penulis                 : Spencer Johnson, M.D
Penerbit               : PT. Elex Media Komputindo
Tebal                     : 125 Halaman

Who Moved My Cheese buku yang saya baca pada bulan juni lalu, bukunya tipis dan sangat cocok untuk mengisi waktu kosong yang pendek, semisal dalam perjalanan, ngopi, dll. Buku ini bagi saya tergolong buku-buku ringan. Ringan dalam artian untuk membaca buku ini kita tidak membutuhkan bahan referensi dari buku lain, berbeda dengan buku-buku yang selama ini saya baca seperti buku-buku bergenre sejarah, solpol ,dll. Cuman buku bagi saya bukan menyoal tebal dan tipis namun lebih kepada substansinya, kesan yang menjadi sangat menarik dan mengena kapada pribadi saya, dimana buku ini bercerita tentang sifat manusia yang seperti ini.

Setiap individu manusia pasti memiliki titik dimana merasa aman, nyaman, santai tanpa harus melakukan apa-apa atau bahasa umunya terjebak pada zona nyaman. Zona nyaman menjadi sifat alami manusia tanpa kita sadari, bahkan mungkin diantara kita ada yang terjebak dalam kurun waktu yang lama, satu tahun, dua tahun, mungkin bisa lebih.    

Terlalu lama terjebak pada titik nyaman membuat kita lerlena, sehingga membuat kita sulit untuk keluar dari rutinitas, sulit untuk mencoba hal-hal baru bahkan kita cenderung menolak perubahan. Bukankah idealnya kita harus fleksibel pada tiap perubahan. Memang tidak semua individu mudah untuk fleksibel terhadap perubahan, apalagi perubahan itu datang secara tiba-tiba dan sialnya kita kebanyakan minim persiapan alhasil berujung pada depresi, tidak percaya diri, takut mencoba hal-hal baru, dan lain sebagainya.

Who Moved My Cheese buku karangan Spenser Jhonson, seorang sarjana Psikologi dari University of Southern California, seorang M.D dari Royal College of Surgeons dan administrasi medis di Harvard Medical School dan the Mayo Clinik ini menceritakan dua ekor tikus dan dua orang kurcaci yang dimana masing-masing mewakili sifat manusia dalam menghadapi perubahan, ada yang cepat, ada yang lambat, dan ada yang tetap idealis pada zona nyamannya.

Keempat tokoh ini diamana dua ekor tikus yang bernama  “Sniff” dan “Scurry” dan dua lainnya adalah seorang kurcaci sebesar tikus dan bertindak sama seperti manusia, mereka bernama ” Hem” dan “Haw”. Dimana keempat tokoh ini sama-sama mencari cheese didalam sebuah labirin, dapat dikatan cheese ini adalah sebuah mimpi, sesuatu yang kita inginkan, bisa beruapa harta, tahta, pekerjaan, jodoh dan lain sebagainya. Sedangkan labirin sendiri dapat diartikan sebagai tempat untuk menggapai mimpi dan juga labirin ini bisa menjadi zona nyaman kita.

Keempat tokoh ini dalam perjalanannya mencari cheese dihadapkan dengan perubahan yang tiba-tiba, namun dari keempat tokoh ini ada yang tanggap terhadap perubahan karena selalu mengamati sekecil apapun berubahan. Ada juga yang tidak siap pada perubahan dan jatuh pada keterpurukan. Hal yang sangat menarik adalah salah satu dari empat tokoh ini berhasil keluar dari zona nyaman dan dapat mengejar perubahan. Satu tokoh ini yang berhasil keluar dari zona nyamannya, dalam proses perjalanannya mengejar perubahan dia selalu menulis pelajaran yang berharga dari setiap proses dalam mendapatkan cheese atau mimpi.       

Kelebihan :

  • Struktur Bahasa yang dugunakan cocok untuk semua kalangan dan renyah
  • Penggambaran dari setiap tokoh yang benar-benar dekat dengan manusia

Kekurangan :

  • Untuk pembaca yang memang terbiasa dengan buku-buku tebal, buku ini kurang dapat memuaskan

16 posts

About author
Nyari kerja
Articles
Related posts
Buku

PMII dalam Bingkai Eksakta Nalar Pergerakan Saintis Aktivis dalam Dinamika

3 Mins read
“Totalitas kader eksakta dalam ber-PMII harus diwujudkan dengan membangun dunia pergerakannya sendiri unuk menemukan mandat intelektualitasnya sebagai mahasiswa, mandat religiutasnya sebagai orang… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Buku

Dualisme Kader Eksakta

2 Mins read
Hiruk piruk perjalanan kader eksakta selalu seksi dibincangkan. Walaupun pada akhirnya, tidak ada satupun yang dapat merumuskan solusi terhadap permasalahan kader eksakta… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Buku

Dunia Maya (Misteri Dunia dan Cinta)

4 Mins read
Judul               : Dunia Maya (Misteri Dunia dan Cinta)Penulis           : Jostein GaarderPenerbit         : PT Mizan PustakaTebal Buku    : 420 HalamanISBN               :… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: