Good News

Tanpa kehadiran Pengurus KOPRI dan Pengurus Perempuan PMII Cabang Kota Malang, Rumusan PO Panduan Penyelengaraan Dan Pelaksanaan KOPRI (PPPK) di Muspimcab PMII Kota Malang tetap berjalan.

3 Mins read
(Foto: Suasana Muspimcab Agenda Sidang Pleno III dan Pembahasan Komisi III terkait Peraturan Organisasi tentang KOPRI)

Suasana yang berbeda nampak disadari oleh seluruh peserta penuh maupun peninjau dalam forum Muspimcab PMII Cabang Kota Malang tahun 2020, forum sakral yang seharusnya melibatkan seluruh sumbangsih pemikiran dan gagasan dari kader PMII Kota Malang mengingat hasil dari muspimcab akan menjadi landasan hukum dalam berorganisasi, yang mengatur terkait tata Kelola organisasi bahkan strategi pengembangan organisasi. Namun yang menjadi ganjil adalah Muspimcab PMII Cabang Kota Malang dalam forumnya tidak satu pun dihadiri oleh pengurus perempuan bahkan terlebih struktural pengurus Korps PMII Puteri/KOPRI Cabang kota Malang, hanya ada satu pengurus perempuan yang hadir untuk mendampingi perumusan komisi II yaitu KOPRI, namun tidak mendampingi sampai pemaparan forum. Padahal realitanya di dalam forum akan terjadi dialektika yang memerlukan informasi teknis dan substansi oleh pengurus KOPRI terlebih juga perlu sumbangsih pemikiran dari pengurus perempuan struktural PMII Cabang Kota Malang.

Senin 28 Desember 2020 mulai pukul 05.47-07.00 WIB, dilaksanakan sidang pleno III terkait penetapan hasil-hasil komisi yaitu pembahasan di komisi III dengan agenda membahas terkait PO Panduan Penyelenggaraan Dan Pelaksanaan KOPRI (PPPK) PMII Kota Malang dan Pedoman Penyelenggaraan Tertib Administrasi Badan Semi Otonom (BSO) KORPS PMII Puteri (KOPRI) PMII Kota Malang. Namun forum ini kurang antusias dari seluruh peserta terlihat forum di komisi III hanya dihadiri oleh 9 kader putri dan 1 kader putra perwakilan dari rayon dan komisariat.  

Realitas yang sangat menyedihkan dirasakan oleh beberapa kader puteri yang hadir dalam forum Muspimcab dengan membawa gagasan dan rekomendasi yang ingin di musyawarahkan bersama dalam forum sakral di tingkat cabang PMII Kota Malang, namun hal demikian tidak menyurutkan semangat untuk memberikan sumbangsih pemikiran dari berbagai Analisa untuk menjawab kebutuhan formil maupun materiil demi keberlangsungan organisasi PMII Kota Malang, terkhusus pengembangan kaderisasi dan penyelenggaraan tata kelola KORPS PMII Puteri (KOPRI) PMII Kota Malang.

Hal ini terbukti, meskipun muspimcab PMII Kota Malang minim partisipasi oleh pengurus perempuan di tataran cabang, tidak menyurutkan antusias kader puteri PMII Kota Malang di tingkat komisariat dan rayon dalam keikutsertaan untuk membahas produk hukum PMII Kota Malang. Beberapa rekomendasi lahir dalam forum Muspimcab terkhusus di komisi III yang membahas terkait KOPRI, beberapa point yang dibahas antara lain relevansi materi pengkaderan Formal Kopri, yaitu materi Sekolah Islam Gender  dan Sekolah Kader Puteri, Perubahan beberapa materi wajib dalam kaderisasi formal KOPRI diharapkan menjadi formulasi baru untuk KOPRI yang lebih sinergis dan progresif. Point penting terkait tata Kelola keuangan dan administrasi KOPRI juga dibahas, hal ini dirasa penting mengingat KOPRI merupakan Badan Semi Otonom/BSO PMII yang secara stukrut organisasi bersifat Intruksi dan Koordinasi dengan ketua organisasi PMII, dan sudah sewajarkan KOPRI membangun independensi pengembangan kaderisasi maupun tata Kelola organisasi. Fenomena kurangnya antusias pengurus perempuan di tataran PMII Cabang kota Malang harusnya menjadi perhatian serius bahkan harus menjadi evaluasi masif, mengingat keterlibatan seluruh pengurus sangat penting. Terlebih dalam forum pembentukan regulasi organsasi setingkat MUSPIMCAB. Karena pertanggung jawaban organisasi bukan hanya sebatas formalitas, maka ikut andil dalam forum musyawarah harus menjadi tanggung jawab bersama, mengingat organisasi yang lahir di negara demokrasi memang sepatutnya menjunjung tinggi unsur-unsur demokrasi termasuk musyawarah mufakat.

(Foto: Pengurus PMII Cabang Kota Malang saat menyampaikan Progres Report kepengurusan)

Penyampaian Progres Report KOPRI juga tdak disampaikan dalam forum Muspimcab, mengingat alpha nya seluruh pengurus KOPRI PMII Cabang kota Malang, absennya pengurus perempuan PMII Cabang Kota Malang dalam agenda Muspimcab 2020 diharapkan menjadi perhatian yang serius, terlebih PMII memiliki Badan Semi Otonom yang spesifik melakukan pengembangan kaderisasi di basis kader perempuan. karena hal ini sempat mempersulit pembahasan rekomendasi dan gagasan di forum muspimcab, dikarenakan ada beberapa point yang ingin ditanyakan oleh peserta muspimcab kepada pengurus KOPRI di tataran struktural maupun pengurus perempuan di cabang, akhirnya tidak bisa terjawabkan dan menimbulkan pesimisme peserta yang hadur dalam forum. Beberapa kali juga dipertanyakan dalam forum oleh peserta sidang terkait tidak adanya partisipasi ataupun kehadiran pengurus perempuan PMII Cabang Kota Malang, dan dijawab oleh ketua cabang bahwasanya ini diluar dugaan dan memang ada kendala agenda yang bertabrakan, beberapa pengurus korpi ada yang di luar kota dan sudah beberapa yang fokus untuk bekerja, sehingga tidak bisa hadir. Hal itu juga ditegaskan oleh sekretaris umum yang mencoba menghubungi pengurus perempuan maupun struktural KOPRI, bahwa memang ini diluar dugaan dan badan pengurus harian/ BPH akan mengupayakan untuk menjadikan evaluasi terkait minimnya partisipasi pengurus perempuan di muspimcab tahun ini. maka dengan melihat fenomena kurang antusiasnya kader puteri dalam forum Muspimcab PMII Kota Malang perlu menjadi perhatian khusus, apakah PMII Cabang Kota Malang benar-benar berhasil mempertahankan stabilitas internal organisasinya, baik hubungan struktural maupun pertanggung jawaban organisasi oleh setiap personal pengurus.

144 posts

About author
"Ber-PMII-lah dengan caramu sendiri"
Articles
Related posts
Good News

Siapkan Kader Mujahid yang Satu Angkatan dan Satu Jiwa, PK PMII Insan Unggul Gelar Pelatihan Kader Dasar.

1 Mins read
Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Sekolah Tinggi Teknologi Ilmu Komputer (STTIKOM) Insan Unggul Cabang Cilegon menggelar PKD pertama kali… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Good News

Regenerasi Kepengurusan, PMII Rayon Tarbiyah dan Ekonomi Syariah menggelar Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR)

2 Mins read
Pengurus Rayon Tarbiyah dan Ekonomi Syariah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wasilatul Falah menggelar acara rapat tahunan… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Good News

PK PMII STAISMAN Mengadakan Kajian rutinitas Dua Materi Sekaligus

1 Mins read
Pada tanggal 26 Desember 2021 Pengurus Komisariat Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Syekh Mansur (STAISMAN) Pandeglang mengadakan… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: