Good News

Rumusan GBHO “Membangun Iklim Organisasi yang Responsif Gender” berhasil di rumuskan di Forum Muspimcab PMII Kota Malang 2020

2 Mins read

Pengurus PMII Cabang Kota Malang ke- XLIV  telah memasuki fase purna pengurusan, hal itu ditandai dengan diselenggarakannya  Agenda tahunan Musyawarah Pimpinan Cabang PMII Kota Malang yang dilakukan pada tanggal 25-27 desember 2020, bertempat di Pesantren Rakyat Al-Amin Sumber Pucung. Muspimcab sebagai  forum untuk membahas kebijakan strategis PMII dan rekomendasi di setiap komisi, pada MUSPIMCAB PMII Cabang Kota Malang tahun 2020 ini berhasil merumuskan Garis Besar Haluan Organisasi/ GBHO ke-4 PMII Cabang Kota Malang yaitu “Membangun Iklim Organisasi yang Responsif Gender”.

GBHO terkait membangun iklim organisasi yang responsive gender dirasa sangat penting sebagai landasanimplementasi Nilai Dasar Pergerakan yaitu Hablum Min Annas sebagai salah satu nilai dasar pergerakan yang merepresentasikan tolak ukur kualitas pembangunan karakter kader.

Gender sebagai suatu konsep yang harus difahami karena mengacu pada peran, fungsi dan tanggung jawab yang melekat pada laki-laki dan perempuan, tidak boleh dikesampingkan. Sama pentingnya seperti konsepsi kaderisasi dan gerakan di PMII. Implementasi dan pemahaman terkait organisasi yang responsive gender menjadi komponen penting yang harus diaktualisasikan dalam roda organisasi, untuk menghidari kesenjangan sosial yang diakibatkan oleh perilaku bias gender sehingga diharapkan dengan adanya BGHO terkait iklim organisasi yang responsive gender dapat menghindarkan seluruh kader PMII Kota Malang dari segala bentuk ketidakadilan gender, antara lain : Marginalisasi, Subordinasi, Double Burden/ Peran Ganda, Stereotipe/Pelabelan, serta Violence Based Gender/Kekerasan Berbasis Gender.

Tujuan membangun iklim organisasi yang responsif gender antara lain :

  1. Mewujudkan organisasi yang responsif gender
  2. Strategi mencapai kesetaraan dan keadilan gender melalui kebijakan dan program organisasi sebagai implementasi dari salah satu Tri Komitmen PMII, Yaitu Keadilan
  3. Dukungan Haluan organisasi terhadap Badan Semi Otonom (BSO) sebagai wadah khusus yang menaungi kader putri dalam pengembangan kaderisasi serta pengembangan wacana gender
  4. Mewujudkan rencana strategis jangka panjang PMII tahun 2020-2021 yang termaktub dalam produk hukum Muspimnas 2019 yaitu terkait upaya membangun Nilai-Nilai Kepribadian Kader/ NKK sebagai nilai-nilai fundamental  melalui Analisa sosiologi dan berdasarkan pengamalan kehidupan keagamaan, nilai-nilai Ahlusunnah Wal Jamaah harus senantiasa membudaya dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi dasar pijakan, motivasi, arah juang dan pola tingkah laku sehari-hari dalam kehidupan berorganisasi.
  5. Aktualisasi hak dan kewajiban kader dengan narasi pengarusutamaan gender
  6. Membaca kondisi PMII Kota Malang dalam pengarusutamaan gender di organisasi.
  7. Sebagai upaya pembentukan karakter kader yang memiliki sikap dan perilaku ketakwaan dibarengi dengan intelektualitas dan profesionalitas.

Garis besar Haluan organisasi akan mengiringi roda kehidupan organisasi, baik sebagai tiang penyanggah maupun atap pelindung. Sehingga rumusan garis besar Haluan organisasi bukan hanya terkait teknis pelaksanaan dinamika organisasi, namun juga harus merumuskan nilai-nilai moral yang harus di junjung tinggi dalam berorganisasi.

Strategi yang dirumuskan dalam GBHO “Membangun Iklim Organisasi yang Responsif Gender” antara lain melalui:

  1. Pengembangan intelektual
  2. Membangun Pendidikan publik kepada masyarakat terkait pemahaman gender
  3. Menciptakan iklim kepengurusan baik di tingkat struktural maupun kultural yang responsive gender
  4. Menjamin keterwakilan dengan presentase yang sama baik perempuan dan laki-laki dalam struktut kepengurusan PMII (BPH, Koordinator, Maupun Anggota)
  5. Aktualisasi pemahaman gender dalam kaderisasi formal, informal maupun non-formal.
  6. Gerakan kolektif antar kader yang responsif gender.

GBHO ini dilandasi denganstrategi kritis tranformatif bahwa gender sebagai perangkat kehidupan yang dinarasikan melalui narasi intelektual semakin berkembang mengiringi transformasi  di seluruh sektor kehidupan, bahkan jika pemahaman gender diaktualisasikan dengan baik akan memberikan dampak signifikan dalam  menjamin kesadaran sosial sebagai nilai dasar untuk mengimplementasikan Agent Of Change dan Agent Of Social Control sebagai amanah yang diberikan masyarakat kepada mahasiswa. Tatanan organisasi yang baik antara laki-laki dan perempuan juga dapat diupayakan melalui pemahaman gender dalam mengaktualisasikan gerakan sosial, dimana gerakan sosial menjadi dasar awal yang harus di bangun dalam merekonstruksi gerakan multi sektor.

Related posts
Good News

MAPABA Ke 3 STKIP Rokania Kab. Rokan Hulu Sukses Hasilkan 37 Anggota Mu’takid PMII

1 Mins read
PASIR PANGARAIAN – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STKIP Rokania Kabupaten Rohul gelar kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) ke 3. Agenda… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Good News

SIG Ke-2 KOPRI PMII Se Rokan Hulu Sukses Luluskan 23 Peserta di Universitas Pasir Pengaraian

1 Mins read
Sahabat.or.id, PASIRPENGARAIAN – Sekolah Islam & Gender (SIG) merupakan kegiatan pengkaderan KOPRI yang bersifat formal di tahap awal pasca MAPABA. Salah satu… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Good News

Luar Biasa! Kader PMII Komfast Cabang Ciputat Dapat Dana Pengembangan Start Up dari Google

1 Mins read
Perpaduan antara dunia pendidikan dan teknologi melahirkan program pembelajaran Bangkit 2021. Program yang telah berlangsung sejak bulan Februari 2021 ini merupakan kolaborasi… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: