Opini

Revolusi kaum rebahan

2 Mins read

Bagaimana tidak, dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat ini, segala sesuatunya dapat didapatkan tanpa harus keluar rumah tinggal klik tombol bimsalabim yang kamu inginkan akan diantar ke rumahmu, asik bukan.

Setelah beberapa waktu lalu masyarakat kita digemparkan dengan revolusi industri 4.0 yang secara langsung mencetak kelas-kelas pekerja yang berdampak pada kemakmuran kelas-kelas pemilik modal, namun sekali lagi masyarakat kita akan dibuat heboh dengan perubahan teknologi ini apalagi tentang Artificial Intelligence atau disingkat AI, yang lagi banyak dibicarakan disanan sini.

Artificial Intelligence atau AI merupakan kemampuan sistem untuk menafsirkan data eksternal dengan benar, untuk belajar dari data tersebut, dan menggunakan pembelajaran tersebut guna mencapai tujuan dan tugas tertentu melalui adaptasi yang fleksibel (Andreas Kaplan dan Michael Haenlein, 2009). Dalam hal ini, Minsky memberikan pengertian yang hampir sama. Menurutnya, kecerdasan buatan adalah satu ilmu yang mempelajari cara membuat komputer melakukan atau memproduksi tindakan sama seperti yang dilakukan manusia.

Namun, sampai saat ini masih banyak dari masyarakat kita yang masih mengartikan Ai sebagai robot yang kaku. Ya, tidak bisa kita pungkiri lagi, karena memang informasi-informasi yang di dapatkan memang menggambarkan itu, seperti yang ada pada film-film yang sering kita tonton sewaktu kecil.

Namun, pada tahun 2006 perusahaan besar asal Amerika Serikat Google telah mengikutkan sebuah AI bernama Alphago, sebuah robot berbasis AI di dalam turnamen catur, salah satu lawan alphago adalah Lee sedol seorang master catur asal Korea yang harus tunduk pada AI ini. Dari lima kali pertandingan Lee sedol hanya menang satu kali saja, karena hal inilah Lee sedol memutuskan pensiun dari kompetisi catur profesional.

Namun bukan itu saja yang dapat dilakukan Ai, pada penelitian MIT telah berhasil menciptakan AI yang dapat mendeteksi perasaan manusia bahkan dapat berbicara layaknya manusia, ya mungkin ini pantas buat kamu yang lagi Ambyar-ambyarnya.

Betapa kerennya AI itu bukan? Hari ini saja sudah ada AI yang begitu hebat, sudah pasti beberapa waktu lagi akan banyak penemuan-penemuan tentang AI yang akan mempermudah masalah-masalah manusia, bisa-bisa hal ini menghapus eksistensi manusia. Bagaimana tidak, Jika segala sesuatunya telah diselesaikan oleh AI manusia mau ngapain lagi? dari urusan dapur sampai urusan kantor saat ini telah banyak campur tangan AI. Yang lebih menarik lagi adalah AI ini dapat melakukan trial and error untuk mencapai hasil yang diinginkan, atau dapat diartikan bahwasannya AI ini dapat dengan mudah beradaptasi dengan segala kondisi.

Jika dipikir-pikir God’s Eye dalam film Fast & Furious 7 bukan lagi hal yang mustahil, dimana God’s Eye merupakan komputer super dengan kemampian pengintaian yang luar biasa melalui semua perangkat digital yang tersambung dengan jaringan internet, bisa dikatakan teknologi saat ini akan mengarah kepada God’s Eye seperti pesawat tanpa awak, mobil tanpa sopir, ApriPoko (AI pembantu rumah tangga), dll. Yang memang semuanya ini bekerja secara otomatis.  

Jika seperti ini cepat atau lambat para pemilik modal akan melirik AI sebagai tuas produksi untuk menggantikan manusia. Ya, jelas dong dengan cost produksi yang kecil namun memiliki hasil yang maksimal, hal ini akan sangat menguntungkan perusahaan,. Ya walaupun bisa rusak juga, paling-paling akan berhenti jika oli mesin nya habis. Sudah barang tentu, jika hal yang demikian ini terjadi tidak akan ada lagi demo buruh untuk menuntut UMR naik, sebagaimana rutinitas tahunan negara kita, yah sangat disayangkan.

Jadi gimana? masih mau rebahan? ya, memang bukan KUHP rebahan itu, Tapi yakin tidak mau ngapa-ngapain sepanjang hidup, ya, nggak kayak gitu juga dong.

16 posts

About author
Nyari kerja
Articles
Related posts
Opini

Perempuan dan Pemimpin

2 Mins read
Penulis: Sinta Amelia Eksistensi dunia perempuan dibelahan dunia timur selalu salah menyisikan luka batin yang cukup berkepanjangan. Luka batin itu terindikasi dari… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Opini

#YakinIniAkandiBaca : Mempertanyakan Fungsi IKAPMII Sebagai Jangkar Bagi Kader PMII

6 Mins read
“Organisasi itu penting. Karena ia akan membentukmu menjadi sosok figure. Selain itu ketika kamu berorganisasi kamu akan memiliki relasi yang kelak bisa… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Opini

Kisah di Balik Buku Ketiga Kader Galileo

4 Mins read
Kesemuanya akan dimulai dengan perkataan yang sering terdengar namun, tak kunjung dilaksanakan “Sehebat apapun seseorang jika iya tak menulis maka, iya akan… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Good News

Gelar PKD Perdana, PMII Kab Rokan Hulu siap menjadi cabang definitif

%d blogger menyukai ini: