Buku

Merasa Pintar, Bodoh Saja Tidak Punya (Kisah Sufi dari Madura)

2 Mins read

Judul: Merasa Pintar, Bodoh Saja Tidak Punya (Kisah Sufi dari Madura)
Penulis: Rusdi Mathari
Penerbit: Mojok
Cetakan: Cetakan,, Juli 2018
Tebal: 226 Halaman
ISBN: 978-602-1318-40-9

Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari penulis yang dimuat di situs web Mojok.co sebagai serial ramadhan selama dua tahun berturut-turut. Buku ini sangat cocok bagi orang yang tertarik dan ingin belajar sufi, dimana bahasa yang digunakan sangat ringan serta mudah dipahami. Tokoh utama dalam buku ini adalah Cak Dlahom (Dlahom atinya agak bodoh)  yang dianggap gila oleh sebagian orang karena tinggal sendiri di gubuk dekat kandang kambing. Selain itu omongan yang agak nyeleneh dan ceplas-ceplos terkait agama dan Tuhan kerap membingungkan para tentangganya bahkan tokoh agama didesanya.

Seting latar kisah Cak Dlahom merupakan kejadian di sebuah desa di Madura, sehinngga banyak narasi yang mengisahkan tentang kebiasan orang madura di bulan ramadhan. Kisah-kisah dalam buku ini dibagi menjadi dua bab, yakni ramadhan pertama dan ramadhan kedua. Namun tidak banyak perbedaan antara ramadhan pertama dan kedua, hanya saja pada ramadham pertama Cak Dlahom diceritakan tinggal di gubuk dekat kandang kambing dan pembaca mengira Cak Dlahom suka dengan Romlah, sedangkan pada ramadhan kedua sudah diketahui bahwa Romlah adalah anak cak Dlahom  dan akhirnya tinggal bersama di rumah Mat Piti yang merawat Romlah sejak kecil.

Buku ini memiliki judul yang menarik, “Merasa Pintar, Bodoh saja tidak Punya” menjadi refleksi bagi pembaca tentang agama dan Tuhan setelah membaca buku ini. Ada juga kutipan-kutipan yang di ambil dari percakapan Cak Dlahom dan khusus di tulis dalam satu halaman sebagai pembelajaran atau renungan bagi pembaca. Selain itu judul dari masing-masing tulisan juga menarik dan membuat penasaran pembaca seperti halnya “Menghitung Berak dan Kencing”, “Mari Minta Maaf dan Teanjang Bulat”, “Batu pun Enggan Menjadi Manusia” dan masih banyak lainya.

Pada akhirnya pembaca di buat sadar, bahwa banyak hal sepele yang dilakukan dalam beribadah sedangkan itu dilarang oleh agama. Ataupun sebaliknya, bahwa banyak hal-hal kecil yang dilewatkan dalam beribadah sedangkan itu adalah substansinya, sehingga apapun yang dilakukan menjadi sia-sia saja.  Terkhir, dengan disajikannya cara pandang yang berbeda dalam buku ini terkait agama, menjadikan buku ini semacam tausiah yang menyejukkan. Karena yang dibahas dalam buku ini bukan salah-benar, atau haram-halal dalam praktik keagamaan, melainkan secara substansial agar lebih mendekatkan diri dengan Tuhan atau bisa disebut belajar menjadi sufi.

Kelebihan :
Buku ini seperti tausiah tetapi disajiakan seperti novel dengan bahasa yang mudah dipahami dan sedikit humor madura, sehingga membuat pembaca merasa ringan membaca ini dan dapat belajar menajdi sufi dengan mudah.

Kekurangan :
Cerita dalam buku ini banyak terisnpirasi dari tausiah-tausiah dan nasihat-nasihat, salah satunya dari Emha Ainun Najib. Sehingga banyak cerita yang mudah di tebak kesimpulannya terutama bagi orang yang sering ikut Maiyahan, Kenduri Cinta dan Padhang Bulan yang di perkasai oleh Cak Nun paggilan akrab dari Emha Ainun Najib. (Ajus)

Related posts
Buku

Pahami Dulu Baru Lawan

1 Mins read
Oleh : Sahabati Ummu Salamah Korupsi menurut asal kata berasal dari bahasa latin, corruptio. Kata ini sendiri punya kata kerja corrumpere yang… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Buku

PMII dalam Bingkai Eksakta Nalar Pergerakan Saintis Aktivis dalam Dinamika

3 Mins read
“Totalitas kader eksakta dalam ber-PMII harus diwujudkan dengan membangun dunia pergerakannya sendiri unuk menemukan mandat intelektualitasnya sebagai mahasiswa, mandat religiutasnya sebagai orang… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Buku

Dualisme Kader Eksakta

2 Mins read
Hiruk piruk perjalanan kader eksakta selalu seksi dibincangkan. Walaupun pada akhirnya, tidak ada satupun yang dapat merumuskan solusi terhadap permasalahan kader eksakta… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

6 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: