Puisi

Kartini Desa

1 Mins read

Pagi kau kucurkan air wudhu
Bersamaan kau sulut tungkumu
Bersujud menghadap Rabbmu
Berpasangan kau olah nasimu

Melangkah pelan ke arah fajar
Menuju pematang penuh sinar
Kau tancapkan kaki dalam sepetak sawah
Hingga tak kau kenal badan yang melelah

Tak mau kalah dengan Paijo
Apalagi menyerah dengan Paijo
Tak peduli punggung rapuh membungkuk
Tak hiraukan mata mulai terkantuk

Kau memang beda
Kau memang tanpa balas jasa
Kau tinggalkan hedonisme wanita
Demi berjuang di tanah desa

Kau lestari dalam derepan
Kau menyemai padi harapan
Kau kuatkan kepastian
Kau yakinkan eSok tidak kelaparan

Kartini desa sering terlupakan
Kartini desa sering terabaikan
Tapi ingatlah, bagaimana kau makan tanpa mereka … ?
Bagaiman kau sukses ketelatenan mereka …?

Related posts
Puisi

Memilih dan Tumbuh

1 Mins read
Pada beberapa situasi kami utuhPada beberapa situasi kami hilang dan tenggelamPada beberapa situasi kami terpuruk dan memilih diamPada beberapa situasi kami memilih… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Puisi

Jiwa

1 Mins read
Menghempas dalam ribuan karsa,Menitik dalam dentuman rasa, Mengibas eluh yang tak terluluh,Tersungkur pun tak terukur, Terjerembab dalam elegi rindu,Tergeser oleh pilu, Mamantik… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Puisi

Rumpang

1 Mins read
TuhanPintu pintu tertutupLampu jalan meredupPada angin yang berdesir darahku menjadi gigilPersimpangan 3 menjadi 8Para rambu rambu jalan sedang nyaman diselimuti kabut malamAku… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: