Puisi

GERANGAN

1 Mins read

Tersungkur, tersudut, terduduk

Diatas polemik pribadi

Akibat kau gerangan

Tergeletak, lemas, tanpa perhatian

Dibawah naunganmu

Wahai gerangan

Akankah selalu seperti ini

Akankah hanya seperti ini

Aku luka, dia luka

Dimanakah kau gerangan

Senyumanmu, janjimu

Bak tong kosong tanpa air

Kering

Apakah itu yang kau inginkan

Gerangan

Dimana lagi aku mencarimu

Gerangan

Kau pergi bak delusi

Kau datang dengan ambisi

Gerangan oh gerangan

Dimanakah kau Gerangan

3 posts

About author
Urip iku urup
Articles
Related posts
Puisi

Memilih dan Tumbuh

1 Mins read
Pada beberapa situasi kami utuhPada beberapa situasi kami hilang dan tenggelamPada beberapa situasi kami terpuruk dan memilih diamPada beberapa situasi kami memilih… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Puisi

Jiwa

1 Mins read
Menghempas dalam ribuan karsa,Menitik dalam dentuman rasa, Mengibas eluh yang tak terluluh,Tersungkur pun tak terukur, Terjerembab dalam elegi rindu,Tergeser oleh pilu, Mamantik… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Puisi

Rumpang

1 Mins read
TuhanPintu pintu tertutupLampu jalan meredupPada angin yang berdesir darahku menjadi gigilPersimpangan 3 menjadi 8Para rambu rambu jalan sedang nyaman diselimuti kabut malamAku… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Good News

Puluhan kader PMII Ramaikan Pelantikan Komisariat Sunan Ampel UIN Malana Malik Ibrahim Malang

%d blogger menyukai ini: