Puisi

Asing yang tak berarti

1 Mins read

Pohon mengerang ditelan usang
Daunpun melambai dihembus angin
Setiap hembusannya angin tak pernah membenci daun
Puing puing penyesalan berterbangan
Bersujud pada kaki yang tak bersalah

Pergilah dengan perempuan lain
Perempuan yang kau puja
Sampai langit membenci awannya
Biar aku lari kegunung lalu ke hutan
Terjerembab pada asing yang tak berarti

Aku biarlah aku
Jika semesta tak mendukung
Biarlah aku disini berteman dengan kesepianku
Sering ku merasa bahagia
Yang kadang terselip benci
Setumpuk kebencian memuak amarah
Berkecimung pada ego yang luar biasa


Related posts
Puisi

Memilih dan Tumbuh

1 Mins read
Pada beberapa situasi kami utuhPada beberapa situasi kami hilang dan tenggelamPada beberapa situasi kami terpuruk dan memilih diamPada beberapa situasi kami memilih… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Puisi

Jiwa

1 Mins read
Menghempas dalam ribuan karsa,Menitik dalam dentuman rasa, Mengibas eluh yang tak terluluh,Tersungkur pun tak terukur, Terjerembab dalam elegi rindu,Tergeser oleh pilu, Mamantik… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Puisi

Rumpang

1 Mins read
TuhanPintu pintu tertutupLampu jalan meredupPada angin yang berdesir darahku menjadi gigilPersimpangan 3 menjadi 8Para rambu rambu jalan sedang nyaman diselimuti kabut malamAku… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: